Lestarikan Tradisi, Festival Panen Padi dan Nutuq Baham Dusun Putaq Kembali Digelar

img

(Festival Dusun Putaq)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-Festival Panen Padi dan Nutuq Baham Dusun Putaq merupakan salah satu Festival yang diselenggarakan tiap tahunya. Dusun Putaq terletak di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Festival Panen Padi dan Nutuq Baham ini akan digelar pada tanggal 9 sampai dengan 11 Maret 2024.

Panitia Festival Dusun Putaq, Bidang Humas, Andi Kristian mengungkapkan bahwa Festival ini dilaksanakan untuk ke tujuh kalinya.

“Festival Tanam Padi itu adalah rangkain kegiatan ungkapan rasa syukur masyarakat Dusun putaq kepada yang Kuasa atas hasil panen padi serta rezeki yang melimpah yang diberikan kepada para petani padi dan juga selain itu untuk menarik kunjungan wisatawan lokal maupun daerah,” ujarnya.

Andi juga menceritakan bahwa kebiasaan masyarakat Dusun Putaq ketika terjadi panen besar setiap keluarga itu membuat makanan terbuat dari ketan muda yang disebut Nutuq Baham.

“Kalau dulu itu seperti itu, sekarang tradisi itu kita jadikan sebuah event Festival kampung, hasil bumi nya dibuat jadi makanan lalu dimakan bersama-sama,” ungkap Andi.

Festival ini nantinya akan diselenggarakan selama tiga hari penuh, dan akan dikemas dengan berbagai kegiatan penampilan seni tradisional dan budaya. Yang memang untuk dipertunjukkan kepada para wisatawan yang berkunjung pada Festival tersebut.

“Nantinya akan ada beberapa acara selama tiga hari yang kita kemas dan kita tampilkan untuk bisa dinikmati wisatawan atau tamu yang ada di di Kukar, untuk persiapan Festival Dusun Putaq ini progressnya sudah mencapai 40%. Semua persiapan satu demi satu sudah mulai kami penuhi dan tidak terlepas dari dukungan semua pihak diantaranya Pemkab Kukar,” terangnya

Dengan berlangsung Festival Dusun Putaq, Andi berharap kebudayaan yang ada di Dusun Putaq ini terus dapat dilestarikan setiap tahunnya sampai dengan generasi berikutnya. Yang kedua ia berharap dengan adanya event, dapat menyumbang wisatawan yang datang.

“Dengan adanya kunjungan itu akan bangkit pula perekonomian masyarakat di Dusun putak bahkan di desa tetangga” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo saat dikonfirmasi awak media disela-sela acara Rakernis Sabtu (24/2/2024), mengungkapkan bahwa Festival Panen Padi tersebut memang merupakan kegitan rutin tahunan yang diselenggarakan, dan Kegiatan ini sudah masuk kalender event Kabupaten Kukar dan Provinsi Kaltim.

“Karena ini merupakan kegiatan yang sudah masuk dikalender event  Kukar sehingga festival ini wajib setiap tahunnya diselenggarakan” kata Slamet.

Pada event sebelumnya juga pihak Dispar Kukar telah memberikan bantuan berdasarkan permohonan dari apa yang dibutuhkan pihak penyelenggara festival.

“ Artinya kita (Dispar Kukar) Komitmen dalam pelaksanaan Festival itu apabila ada permohonan kita fasilitasi, dan itu merupakan semacam wisata khusus karena memiliki nilai sejarah dan tradisinya seperti memanen padi dan nutuq itukan menumbuk padi dan itu kan perlu tempat yang permanen jadi ya kedepanya tinggal melengkapi sarana dan prasaranya saja,” jelas Slamet. (adv/*tan)